Kamis, 04 Januari 2018

Gejala Penyakit Sipilis Pada Pria & Wanita



Gejala Sipilis Pada Pria & Wanita - Penderita sifilis dapat dengan mudah menularkan penyakit ini sebab banyak di antara mereka yang cuma mengalami gejala-gejala ringan sehingga tak sadar bahwa mereka telah terinfeksi. Gejala sifilis berkembang layak dengan tingkatan sifilis yang dialami.

Gejala Pada Sifilis Primer

Gejala yang paling lazim pada sifilis primer yakni munculnya luka atau tukak. Luka ini muncul 10-90 hari setelah bakteri masuk ke dalam tubuh. Luka ini seringkali tidak diacuhkan oleh penderita sifilis sebab tak memunculkan rasa sakit. Luka ini berkembang pada komponen tubuh di mana kuman pertama kali masuk, seperti pada penis, organ intim wanita, atau sekitar dubur. Luka ini juga bisa muncul di bibir atau mulut, amandel, dan jari.

Pemulihan luka memakan waktu sekitar tiga hingga enam minggu. Pada beberapa besar penderita sifilis, luka yang timbul hanya satu, namun ada juga yang mengalami lebih dari satu luka. Di samping itu, sifilis primer juga dapat ditandai dengan pembengkakan kelenjar di bagian leher, ketiak, atau pangkal paha. Sifilis akan beralih ke tahap kedua bila tak ditangani sejak permulaan.

Gejala Pada Sifilis Sekunder


Beberapa pekan sesudah luka menghilang, gejala sifilis sekunder akan muncul. Ruam bisa timbul di komponen tubuh mana malah, khususnya pada telapak tangan dan kaki. Gejala lainnya yaitu kutil pada kelamin. Meski pada wanita, kutil dapat muncul di sekitar organ intim wanita. Kecuali kemunculan kutil di sekitar anus bisa dialami pria dan wanita. baca juga: obat sipilis herbal

Gejala yang mirip seperti penyakit flu juga bisa timbul. Penderita akan mengalami rasa lelah, sakit kepala, nyeri pada persendian, serta demam. Kalau itu penurunan berat badan dan kerontokan rambut dapat terjadi. Kelenjar limfa juga mengalami pembengkakan.

Gejala-gejala ini akan berlangsung selama beberapa minggu, serta bisa muncul dan menghilang secara berulang kali selama beberapa bulan ke depan. Setelah sifilis sekunder tak ditangani dengan pas, infeksi akan berlanjut ke tahap berikutnya.

Gejala Pada Sifilis Laten


Pada tahapan ini bakteri konsisten ada, melainkan sifilis tak memunculkan gejala apa bahkan. Selama 12 bulan pertama level sifilis laten, infeksi masih dapat ditularkan. Tahapan dua tahun, infeksi masih ada di dalam tubuh, tetapi tidak bisa ditularkan terhadap orang lain lagi. Apabila ini dapat berlangsung bertahun-tahun.

Sesudah tak ditangani dengan benar, sifilis laten bisa berubah menjadi sifilis tersier (tahap sifilis yang paling membahayakan).

Gejala Pada Sifilis Tersier


Sekitar 30 persen penderita sifilis yang tak diobati akan mengalami jenjang tersier. Gejala sifilis tersier dimulai beberapa tahun setelah infeksi pertama menulari tubuh. Hasilnya tubuh di mana bakteri sifilis pertama masuk memengaruhi gejala yang dialami.

Pada tahap ini, sifilis dapat benar-benar berbahaya dan pun menyebabkan kematian. Sifilis tersier bisa berdampak pada mata, otak, jantung, pembuluh darah, hati, tulang, dan sendi-sendi. Bila, penderita dapat mengalami kebutaan, stroke, atau penyakit jantung pengaruh infeksi menular seksual ini. baca juga: ciri penyakit sipilis

Gejala Pada Sifilis Kongenital


Tapi yang sedang hamil dan menderita sifilis bisa menularkan infeksi pada janinnya. Risiko ini dapat dikurangi seandainya wanita hal yang demikian diobati sebelum kehamilan menempuh empat bulan. Sesudah tak diobati, komplikasi berikut bisa terjadi:
  • Bayi lahir dengan sifilis
  • Bayi lahir prematur
  • Keguguran
  • Kelahiran mati atau bayi mati dalam kandungan
  • Kematian bayi tak lama sesudah dilahirkan

Bayi yang lahir dengan kongenital sifilis dalam kondisi hidup umumnya tidak memiliki gejala apa bahkan. ada kemungkinan munculnya ruam pada telapak tangan dan telapak kaki. Gejala yang mungkin berkembang pada si kecil yang lahir dengan sifilis ialah:
  • Pendengaran
  • Batang hidup yang rata
  • Deformasi gigi
  • Tuli
  • Pertumbuhan tulang yang abnormal

Konsultasikan terhadap dokter seandainya Anda menderita sifilis dan sedang dalam situasi hamil.

Cara Mencegah Penyakit Sipilis

Setia dengan pasangan merupakan cara paling ampuh untuk mencegah infeksi sifilis. Penggunaan kondom dapat dikerjakan sebagai langkah pengamanan opsi dalam upaya mengurangi risiko penularan sifilis, khususnya di kalangan pekerja seksual. Meskipun seperti itu, alat kontrasepsi ini terbatas dalam mencegah penularan. Sifilis masih bisa menular melalui seks oral. Hal ini terjadi saat mulut bersentuhan seketika dengan luka pada organ intim seksual yang telah terinfeksi.

Sangat penting untuk menggunakan kondom pada dikala melakukan kekerabatan seks oral, vagina, ataupun anal. Gunakan dental dam ketika menjalankan seks oral. Dental dam yaitu selembar kain dari lateks. Alat ini berfungsi sebagai penghalang antara mulut dan organ intim sehingga penularan infeksi seksual bisa dicegah. baca juga: obat wasir herbal

Jangan berkaitan seksual secara oral, Miss V, maupun anal hingga pengobatan sifilis selesai dilaksanakan dengan siapa malah. Ini karena Anda akan berisiko terinfeksi lagi kalau berhubungan dengan orang yang mempunyai banyak pasangan seksual atau justru Anda dapat menularkan infeksi ke orang lain.

Sifilis juga dapat menular tanpa sepatutnya melalui relasi seks. Jika Anda pengguna narkoba suntik atau penggemar seni merajah tubuh (seperti tindik dan tato), jangan pernah berbagi jarum suntik dengan orang lain. Anda disarankan untuk senantiasa menggunakan jarum yang sudah disterilkan.

Yang terakhir tetapi tak kalah pentingnya, penting bagi ibu hamil, terutama yang mempunyai riwayat terjangkit sifilis sebelumnya untuk menjalankan percobaan darah guna mendeteksi sifilis. Percobaan ini biasanya dijalankan ketika umur kehamilan berada di antara tiga hingga lima bulan dan akan diulang secara terprogram jika akibatnya positif.

Demikian merupakan bacaan tentang Gejala Penyakit Sipilis Pada Pria dan Wanita yang dapat de nature tuliskan untuk Anda semua. Semoga bacaan tersebut bermanfaat serta bisa menambah wawasan untuk Anda semua.